Dengarkan Mp3 Alqur'an

Download sekali klik Mp3 Al-Qur'an Murottal Syaikh Nasser Al Qatami 30 Juz secara gratis dan mudah2an besar manfaat kepada anda semua Aamiin

Terjemahan KItab Al-Hikam

TERJEMAH ALHIKAM ( بِسْمِ الله الرحمَنِ الحيمِ ) AL - HIKAM ۞ MUQODDIMAH ALHIKAM ibnu 'Atho'illah asSyakandary ra ۞

Ruqyah Al Shariah Full by Sheikh Nasser Al-Qatami

Download mp3 Ruqyah Al Shariah Full by Sheikh Nasser Al-Qatami berikut lantunan ayat2 suci, yang jika didengar dengan menyimak setiap ayat, maka insya Allah semua problem dalam hidup sedikit berkurang..

Tasbih Kaukah Alhikmah

Tasbih Kaukah Belimbing Dim 10 Harga Rp. 550.000 Bahan Asli Kayu Kokka Produk Baru

Paket Pengobatan BABUSSALAM ( Besilam )

Bismillahirrohmanirrohim Saya sebagai pengurus blog MAB ini ingin menawarkan sesuatu pengobatan alternatif baik itu penyakit medis ( kiriman teluh/santet ) maupun non medis, untuk pengobatan tingkat lanjut,

"wattaqullah wayuallikumullah" dan bertaqwa lah kepada Allah, maka Allah mengajarmu (Al baqarah 282)

Senin, 18 September 2017

Do''a Wudhu Sebelum Disaat Dan Sesudahnya


Berikut ini adalah Lafadz niat berwudhu dalam bahasa arab, latin dan terjemahnya.

Doa Niat Berwudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى


Nawaitul whudu-a lirof'il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta'aalaa

Artinya :
"Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta'ala".

Berikut ini adalah doa-doa yang dibacakan saat membasuh anggota wudhu ketika sedang berwudhu. Doa-doa ini disalin dari kitab Kifayah Al-Ubbadadin (Parukunan) yang diterjemah oleh Muhammad Abdullah bin Hasan.

Kami sediakan dalam bentuk tulisan arab, latin, serta terjemahnya dalam bahasa Indonesia. Sehingga kita bisa lebih mudah membacakan, mempraktekan, dan memahaminya. Khususnya bagi saya selaku orang awam. Semoga bermanfaat.


DOA-DOA SAAT BERWUDHU

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


1. Doa ketika membasuh dua pergelangan tangan:


اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِيكَ كُلِهَا


Allohummahfidz Yadayya Min Ma'asyika Kulliha
Artinya:
"Ya Allah, peliharalah kedua tanganku daripada melakukan maksiat kepadaMu."


2. Doa ketika berkumur:

اللَّهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ


Allohumma a'inni 'Ala Dzikrika wa Syukrika wahusni 'Ibadatika
Artinya:
"Ya Allah, bantulah aku supaya aku dapat berzikir kepadaMu, dan bersyukur kepadaMu, dan memperelok ibadah kepadaMu."


3. Doa ketika membasuh hidung:

اَللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَة الجَـنَّة وَاَنْتَ عَنِّي رَاضٍ


Allohumma Arihni Roihatal Jannati wa anta annii rodliin
Artinya:
"Ya Allah, berilah aku penciuman menghirup wangi surga, dan Engaku meridloiku."


4. Doa ketika membasuh muka (setelah membaca niat wudhu dalam hati):

اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ


Allohumma bayyid wajhiy yauma tabyadu wujuuh wa taswaddu wujuuh
Artinya:
"Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari dimana putihnya wajah-wajah dan hitamnya wajah-wajah."


5. Doa ketika basuh tangan kanan:

اَللَّهُمَّ اَعْطِنِى كِتاَبِى بِيَمِيْنِى وَحَاسِبْنِى حِسَاباً يَسِيْرًا


Allohumma A'thini kitabi biyamini wa hasibni hisaban yasiro
Artinya:
"Ya Allah! berikanlah kepadaku kitabku dari sebelah kanan dan hitunglah amalanku dengan perhitungan yang mudah."


6. Doa ketika membasuh tangan kiri:

اَللَّهُمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتاَبِى بِشِمَالِى وَ لاَ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِىْ


Allohumma Laa Ta'thini Kitabi bisyimali walaa min waro,i dzohri
Artinya:
"Ya Allah, janganlah beri kepadaku kitab amalanku dari sebelah kiri atau dari sebelah belakang."


7. Doa saat mengusap rambut/kepala:

اَللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ


Allohumma harrim sya'ri wabasyari 'Alannari.
Artinya:
"Ya Allah, haramkan rambutku dan kulit kepalaku daripada neraka."


8. Doa ketika membasuh dua telinga:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ


Allohummaj'Alni minalladzina yastami'unal Qoula fayattabi'una ahsanahu
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengar ucapan yang baik dan mengikuti sesuatu yang terbaik."


9. Doa saat membasuh kaki kanan:

  اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ قدَمَيَّ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تُثَبِّتُ فِيْهِ اَقْدَامَ عِبَادِكَ الصَالِحِينَ


Allohumma Tsabbit Qodamayya 'Alaas Syirothi yauma tutsabbitu fiihi Aqdama 'ibaadikas shoolihiin
Artinya:
"Ya Allah, tetapkan kedua kakiku di atas titian shirothol mustaqim pada hari dimana kau tetapkan kaki-kaki orang shaleh."


9. Doa saat membasuh kaki kiri:

اَللَّهُمَّ لَاتَزِلُّ قدَمَيَّ عَلَى الصِّرَاطِ فِي النَّارِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ اَقْدَامُ المُنَافِقِيْنَ وَالمُشْرِكِينَ


Allohumma laa tazillu Qodamayya 'Alaa Syirothi fin naar yauma tazillu fiihi Aqdamul munaafiqiina wal musyrikiina
Artinya:
"Ya Allah, jangan gelincirkan kedua kakiku di atas titian shirothol mustaqim kedalam neraka pada hari dimana engkau gelincirkan kaki-kaki orang-orang munafik dan musyrik."




Doa Sesudah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لآاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ عِبَادِكَ الصَالِحِينَ سُبْحَانَكَ اَلَّلهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوبُ اِلَيكَ

ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLOOHU WAHDAHUU LAA SYARIIKA LAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN 'ABDUHU WA ROSUULUHU, ALLOOHUMMAJ'ALNII MINAT TAWWAABIINA WAJ'ALNII MINAL MUTATHOHHIRIINA WAJ'ALNI MIN IBADIKAS SHOLIHIN. SUBHANAKA ALLOHUMMA WA BIHAMDIKA ASTAGFIRUKA WA ATUUBU ILAIK


Artinya :

"Aku mengaku bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku mengaku bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan Utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersucI, dan jadikanlah aku dari golongan hamba-Mu yang shalih. Maha suci engkau. Dan aku memohon ampunan serta bertaubat pada-Mu"

Nasehat dari Alm. Habibina Munzir Almusawa

Nasehat dari Alm. Habibina Munzir Almusawa


May 27, 2011 at 12:05 pm#92008746
Munzir Almusawa
Participant
Sumber : majelis rasulillah


iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian hingga meninggalkan shalat atau malas melakukannya, ingatlah mati..,

setiap nafas kita adalah selangkah menuju kematian, dan kematian kita membayangi kita lebih dekat dari bayangan kita sendiri, dan akan datang Sang Pemisah ruh dg jasad, ia adalah tamu kita yg terakhir dalam hidup ini, Malaikat Izrail as

ingatlah ketika tangan tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita kedalam lobang kubur dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu kafan yg menutup wajah dibuka,

lalu tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita yg sudah disingkap kafannya diciumkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yg lembab itu….

lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh kita..

setelah itu kita sendiri disana…, dalam kesempitan dan kegelapan.., panas.. gelap..

sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..

tak bisa curhat…, tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana…, tak ada pemandangan, tak ada warna, yg ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..

yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. ribuan tahun sendiri dalam harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus menghantui kita kelak di alam kubur..

ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat keadaan kita saat itu..

hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita shalat dan beribadah lainnya.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun.., ditemani dosa dan pahala kita

perbanyaklah wudhu, jika mampu jadikan sebagian besar hari anda dalam keadaan suci, jikat tak mampu maka setiap hadats ke toilet maka berwudhulah, dan sempurnakan dg doa doanya saat wudhu, dan sesuadaj wudhu.maka kesucian akan selalu terbit fihati dan godaan syaitan akan menjadi lemah.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

salam indah

Shalawat Ruh

 SHALAWAT RUH

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی رُوْحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ فِی الْأَرْوَاحِ وَعَلَی جَسَدِهِ فِی الْأَجْسَادِ
وَعَلَی قَبْرِهِ فِی الْقُبُوْرِ وَعَلَی اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمِ



Allaahumma sholli alaa ruuhi sayyidinaa Muhammadin fil arwaahi wa alaa jasadihi fil ajsadi wa alaa qobrihî fil quburi wa ala alihi washohbihi wasallim.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruh Nabi Muhammad saw, diantara semua ruh, kepada jasadnya diantara semua jasad, kepada kuburnya diantara semua kubur, dan limpahkanlah pula rahmat dan keselamatan kepada keluarganya dan sahabatnya.

Para ulama ahli hadits, ahli Al-quran, ahli berjamaah sholat lima waktu, dan juga ahli tahajud mengatakan, “Seorang Muslim, Mukmin, dan Muhsin yang banyak membaca shalawat ini, insya Allah akan mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad Saw. Ia juga bisa bermimpi bertemu dengan ibu, bapak, mertua, suami, istrinya yang sudah meninggal.” Bacalah sholawat ini setiap malam, terutama malam jum’at. Saat membacanya sebaiknya dalam keadaan memiliki wudhu.


Imam Sya’arani  meriwayatkan bahwa Rasullullah bersabda, “Barang siapa yang bershalawat dengan cara seperti ini akan bertemu denganku di dalam mimpi, dan barang siapa yang bertemu dengan di dalam mimpi, ia akan bertemu denganku di Yawmil Hisab, dan barang siapa yang bertemu denganku di Yawmil Hisab, aku akan memberi syafaat padanya, dan barang siapa yang mendapatkan syafaatku, ia akan minum dari telagaku, Hawdh al-Kawtsar di Surga, dan barang siapa yang meminum dari al-Kawtsar ia akan terlindung dari api neraka.

Imam Sya’arani  berkata, “Aku harus membacanya,” dan aku membacanya sebelum tidur dan terus membacanya sampai aku tertidur. Aku melihat bulan dan melihat wajah Rasullullah yang mulia, dan aku berbicara dengan beliau. Kemudian ghaba fi’l-qamar, aku merasa beliau berada di bulan hingga beliau menghilang. Aku berdoa kepada Allah (swt) demi shalawat ini, agar Dia memberikan seluruh nikmat yang Ia berikan, bukannya nikmat yang biasa, tetapi nikmat yang Ia berikan kepada Sang Kekasih-Nya, Sayyidina Muhammad saw, yang Ia janjikan kepada setiap mu’min, dan aku merasa bahwa aku telah mendapatkannya. (Afdhal ash-Shalawat, halaman 58).

Amalan Supaya Bertemu Rasulullah saw, ijazahan alm. Habib Munzir al-Musawa

Amalan Supaya Bertemu Rasulullah saw, ijazahan alm. Habib Munzir al-Musawa


Bertemu Rasulullah saw merupakan keinginan setiap umat islam, baik dalam keadaan tidur (bermimpi) atau dalam keadaan terjaga sebagaimana yang telah dialami oleh ulama-ulama terdahulu seperti Imam Malik, Imam Ghazali dan lain sebagainya. Tidak hanya mereka, tapi kita dari kalangan biasapun bisa bertemu Rasulullah saw dengan amalan-amalan tertentu misalnya, berikut ini amalan yang diajarkan oleh guru kita yang mulia alm. Habib Munzir al-musawa, semoga bermnfaat:


Mengenai berjumpa dengan Rasul saw adalah dengan merindukan beliau saw dan memperbanyak amalan sunnah semampunya, dan memperbanyak shalawat, beliau saw mencintai kita dan memperhatikan kita lebih dari ayah bunda kita, beliau saw adalah ayah ruh bagi semua ummatnya, maka ruh kita tetap mudah berhubungan dengan ruh beliau saw, lewat mimpi misalnya, Nah, perkuat hubungan ruh anda dengan ruh beliau saw dengan shalawat ini :"Allahumma shalli alaa ruuhi sayyidina muhammadin fil arwah, wa `ala Jasadihi filjasad, wa alaa Qabrihi filqubuur" (wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur).Anda bisa saja jumpa dengan Rasul saw dalam mimpi, perbanyaklah shalawat, cintailah sunnah, dan perbanyaklah bersedekah pada anak yatim, dan baktilah pada ibunda jika masih ada, ini adalah amalan amalan yg sangat dicintai oleh Rasul saw,anda jangan tidur kecuali bibir anda terus bershalawat pada nabi saw, beliau saw akan menjumpa anda, dan yakinlah.Saya (Habib Munzir) menyukai semua shalawat, dulu saya membaca 17 macam shalawat, diantaranya shalawat Syaikh Abdul qadir Aljailani yg panjangnya 13 halaman, namun kini saya membaca satu macam shalawat saja, yang diajarkan Rasul saw lewat mimpi pada saya, pendek saja yaitu :

 "ALLAHUMMA SHALLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALIHI WA SHAHBIHI WASALLIM"

shalawat ini saya baca 5.000x setiap harinya, jika anda ingin membacanya silahkan, saya ijazahkan pada anda, boleh membacanya 100x, 200x atau lebih atau berapa saja sekemampuan anda dan luasnya waktu, dan bisa dibaca sambil di mobil, dijalan, atau dimanapun.Masalah mimpi Rasulullah saw, saya (Habib Munzir) pernah bermimpi beliau saw dan mengadukan banyaknya orang yang rindu dengan beliau saw namun belum jumpa dalam mimpi, beliau saw menutup wajahnya dan menangis, seraya berkata : "Tiada yg memisahkanku dengan mereka selaintabir Qudrat, dan mereka akan jumpa denganku kelak "beliau saw sangat perduli dan rindu pada ummatnya, lebih-lebih yang mencintai beliau saw, dan telah diriwayatkan pada shahih Muslim bahwa, Beliau saw bersabda : "Ummatku yg paling cinta padaku adalah yg hidup setelah aku wafat, dan mereka sangat mengidamkan jumpa dg ku daripada harta dan keluarganya ". Hendaklah seseorang membiasakan dirinya dengan doa sebagai berikut. Doa ini dibaca 27 kali, dan semoga kita bisa bertemu Sasulullah saw baik di dunia ini dan disatukan dengan beliau saw di surga kelak.

سبحان الله، والحمد لله، ولا إله إلا الله ،والله اكبر اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وسلم رب اغفر لي و لوالديا,رب اغفر لي و لوالديا,رب اغفر لي و لوالديا  استغفر الله للمؤمنين و المؤمنات

Sumber umdah.
Dikutip dari majelis rasulillah

Sabtu, 16 September 2017

Menjawab obrolan mas risalfajar yg bertanya kepada bang sufi muda yg mengaku telah sekian lama menekuni Tasawuf/Tarekat

risalfajar pada September 8, 2017 pukul 8:42 am

izinkan saya bertanya, murni karena ketidak tahuan saya, tanpa ada niat lain..

dalam berzikir, para sufi memiliki beragam cara, ada yang sambil bergerak seperti membungkuk2, melompat2, dan berlari melingkar seperti thawaf. Adakah makna/rahasia dibalik setiap gerakan tersebut?

Balas

SufiMuda pada September 12, 2017 pukul 6:29 am

Sekian lama saya menekuni Tasawuf/Tarekat, belum pernah saya melakukan dzikir sambil melompat lompat apalagi berlari-lari seperti yang anda tanyakan, jadi saya tidak bisa menjawabnya. Saya mengamalkan Tarekat Naqsyabandi, dzikir nya khafi (zikir dalam hati), berdzikir dalam keadaan diam di hening bening.
Coba anda tanyakan langsung kepada orang-orang yang melakukan gerak gerak tersebut, saya yakin mereka bisa menjawabnya

Balas

Ust Faisal Alfikri pada September 16, 2017 pukul 4:34 pm

Komentar Anda sedang menunggu moderasi.

Salamun ‘alaikum

DALIL :
(‘Āli `Imrān):191 – (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Nafi – menantunya Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma – bercerita,

كَانَ ابْنُ عُمَرَ رضي الله عنهما يَدْخُلُ مَكَّةَ ضُحًى، فَيَأْتِي الْبَيْتَ فَيَسْتَلِمُ الْحَجَرَ، وَيَقُولُ: بِسْمِ اللهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ يَرْمُلُ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ، يَمْشِي مَا بَيْنَ الرُّكْنَيْنِ، فَإِذَا أَتَى عَلَى الْحَجَرِ اسْتَلَمَهُ، وَكَبَّرَ أَرْبَعَةَ أَطْوَافٍ مَشْيًا

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma masuk Mekah ketika waktu dhuha, lalu beliau mendatangi ka’bah, dan menyentuh Hajar Aswad, sambil mengucapkan, “Bismillah, wallahu akbar.” Kemudian beliau lari-lari kecil 3 kali putaran, dan jalan antara rukun Yamani dengan rukun Hajar Aswad. Setelah sampai di Hajar Aswad, beliau menyentuhnya dan bertakbir, lalu keliling 4 thawaf sambil berjalan.

Ibnu Umar mengatakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan hal ini.

(HR. Ahmad 4628 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

KETERANGAN :
Salah satu dalil dari 2 sumber nya yaitu Alqur’anil kariim wal hadis shahih maka tidak dilarang berdzikir atau mengingat Allah SWT dalam bentuk apa pun. Baik kaum berdiri, rukuk, sujud berlari kecil, lari kencang, jalan diatas air, duduk diatas angin, sambil berputar masuk kedalam bumi atau diluar bumi tergantung kemampuan diri mu bagaimana diri mu melatihkan diri agar dapat mengingat Nya, saran jangan belajar dalam satu tempurung ( wadah) akan tetapi belajar lah pada banyak berguru. Agar tidak seperti katak dalam tempurung

MAKNA :
Melatih diri terutama jasadi ( nafi itsbat) untuk seluruh anggota lahiriyah dan segala perbuatan dapat mengingat Allah SWT. Sedangkan melatih hati yaitu bathiniyah ( ismu Dzat) untuk seluruh qalbu dan segala hal niat terutama hati, akal dan pikiran semua itu agar karena lillahi ta’ala ( ikhlas karena Allah SWT)
Jadi kesimpulan nya : jadi kesimpulan nya yg kamu lihat dzikir sambil berdiri lari bungkuk dll ialah dzikir anggota badan ( lahiriyah), sedangkan dzikir sir atau diem berpusat di qalb ( bathiniyah)

SEBAB :
Sebab apa menggunakan metode itu, karena insani atau manusia terdiri dari ruh dan jasad yg jika kedua itu dibawa selalu berdzikir kepada Allah SWT maka insya Allah menjadikan diri memiliki nafsul muthmaainnah ( jiwa yg bersih/ tenang) sehingga prilaku nya baik luar dalam dalam benar2 ubudiyah atau penghambaan diri kepada Allah SWT ( hamba Allah).

KAJI :
(‘Āli `Imrān):191 – (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Mengingat Allah SWT sambil didalam :
Berdiri : shalat, berjalan, berlari pelan/kencang dll
Duduk : shalat, bersila, duduk tasyhid, duduk dikursi dll
Berbaring : merebahkan tubuh, tidur, istirahat dll

Semua kegiatan itu didalam kehidupan sehari2 diwajibkan kita mengingat Allah SWT selalu dan melihat tanda kebesaran Nya dimuka bumi ini.

Barokallahu fiiq

Catatan : dikarenakan bang fajar bertanya kepada bg sufi muda yg tidak menjawab,  maka ana coba membantu menjawab pertanyaan bg fajar dipostingan MAB kali ini karena komentar ana diblog bg sufi muda dimoderasi. Jadi mudah2an dapat membantu sesama umat islam ber amar makhruf nahi mungkar.
TTD : Ust Faisal alfikri