Thursday, 18 January 2018

Nasehat Untuk Mu

Abdullah bin Aizar berkata, “Anak Adam mempunyai dua rumah hunian; Rumah hunian yang berada di atas bumi dan rumah hunian yang berada di bawah bumi. Mereka berusaha mempercantik dan memperindh hunian yang berada di atas bumi, mereka membuat pintu-pintu menghadap sebelah kiri, pintu-pintu menghadap sebelah kanan, dan mereka berusaha membuat penghangat untuk musim dingin dan membuat pendingin (AC) untuk musim panas. Kemudian berusaha membuat rumah hunian yang berada dibawah bumi, ternyata malah merusaknya. Lalu ada yang datang berkata, “Sudahkah kamu berpikir? Rumah yang berada dia atas bumi sementara kamu bangun dengan megah. Berapa lama kamu tinggal di dalamnya? Dia menjawab, “Tidak tahu secara persis.” Dan sedangkan rumah hunian yang berada di bawah bumi kamu rusak, berapa lama kamu akan tinggal di tempat itu? Dia menjawab, “Aku akan tinggal di tempat itu hingga hari Kiamat. Maka orang tersebut berkata kepadanya, “Bagaiamana kamu bisa merasa tidak bersalah dengan tindakanmu itu, sementara kamu seorang hamba yang berakal sehat?”



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”


Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS Al-Hadid[57]20)


Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sampai kamu masuk ke dalam kubur. (QS At-Takatsur1-2)


Perumpamaan kehidupan dunia ini laksana air yang Kami turunkan dari langit, lalu dengan air itu Allah menumbuhkan tumbuh-tumbuhan di bumi dengan subur. Tumbuh-tumbuhan itu menjadi makanan manusia dan ternak. Ketika bumi menjadi subur dan tampak indah, penanamnya mengira bahwa mereka itu mampu menguasai hasil panennya. Akan tetapi tiba-tiba pada malam harinya atau siang harinya datang adzab Kami. Kami jadikan tumbuh-tumbuhan itu musnah karena bencana. Tumbuh-tumbuhan itu seolah-olah tidak pernah ada sebelumnya. Demikianlah Kami jelaskan bukti-bukti kekuasaan Kami dengan rinci dalam Al-Qur’an kepada kaum yang mau berpikir. (Yunus 24)


Wahai Muhammad, terangkan kepada orang-orang kafir perumpamaan kehidupan dunia yaitu laksana air yang Kami turunkan dari langit, lalu dengan air itu itu tumbuh-tumbuhan di atas bukit menjadi subur, kemudian tumbuh-tumbuh-tumbuhan berubah menjadi kering karena hembusan angin. Allah adalah Tuhan yang berkuasa menetapkan kadar ukuran segala sesuatu. Harta dan anak hanyalah perhiasan kehidupan dunia. Melakukan amal shaleh akan mendapatkan pahala yang besar disisi Tuhanmu dan lebih dapat diharapkan kebaikannya.(Al Kahfi 45-46)


Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui (Al ‘Ankabuut 64)


Orang-rang kafir, hanya dapat mengerti kehidupan dunia yang tampak (fisik). Mereka selalu mengabaikan adanya hari akhirat (Ar Ruum 30]7)


Wahai manusia, sesungguhnya janji Allah itu pasti benar. Karena itu, kalian jangan terperdaya oleh kesenangan hidup di dunia. Kalian juga jangan terperdaya oleh tipuan apa pun sehingga melupakan kalian untuk taat kepada Allah (Faathir 5)


Wahai kaum mukmin, mengapa kalian merasa sangat keberatan ketika diperintahkan kepada kalian, “Pergilah berjihad untuk membela Islam? Apakah kalian lebih mencintai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat? Padahal kesenangan dunia hanyalah sangat sedikit jika dibandingkan dengan kesenangan dunia daripada akhirat. (at-Taubah 38)


Sungguh orang-orang yang tiada mengharapkan pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia semata, merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami. Bagi mereka itu tempat tinggalnya dineraka. Neraka adalah tempat tinggal bagi orang-orang yang berbuat dosa. (Yunus 7-8)


Kehidupan dunia ini bagi orang-orang kafir hanyalah untuk bersenang-senang dan hiburan. Sungguh akhirat adalah tempat kehidupan yang sebenarnya, jika orang-orang kafir mau menyadari di mana tempat kehidupan sebenarnya (QS Al Ankabut [29]64)


Wahai kaum mukmin, kalian menghandaki kekayaan dunia, sedang Allah menghendaki pahala akhirat untuk kalian. (QS Al-Anfal[8]67)


Mereka bergembira dengan keidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu dibandingan dengan kehidupan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit (Ar-Ra’d 26)


Wahai manusia janganlah begitu. Bahkan kalian mencintai kehidupan dunia dan kalian mengabaikan akhirat. (al-Qiyamah 20-21)


Manusia sangat besar cintanya kepada harta (al-Adiyat 8)


Pada hati manusia ditanamkan rasa cinta kepada kelezatan, berupa cinta kepada perempuan, anak-anak, emas dan perak yang berkuintal-kuintal, kuda yang dijadikan tunggangan, hewan ternah dan sawah ladang. Semuanya itu hanyalah kesenangan hidup sementara di dunia. Padahal tempat tinggal yang terbaik bagi manusia hanyalah disisi Allah. Wahai Muhammad, katakanlah, “Wahai manusia, maukah kalian aku beritahukan adanya hal yang lebih baik daripada semua kesenangan dunia ini? Bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah dan bertauhid, mereka akan mendapatkan surga di sisi Tuhannya. Dibawah surga itu mengalir sungai-sungai. Penguni surga kekal di dalamnya dan mendapatkan istri-istri yang suci serta keridhaan dari Allah. Allah Maha Mengetahui semua perbuatan hamba-Nya (ali-Imran 14-15)


Wahai Muhammad, janganlah kamu terpesona oleh kesenangan-keksenangan yang Kami berikan kepada golongan-golongan kafir pencinta dunia. Kesenangan dunia merupakan perhiasan dunia itu Kami jadikan sebagai ujian bagi manusia. Adapun karena Tuhanmu di akhirat kelak jauh lebih baik dan amat kekal (QS. Thaahaa : 20)


Orang-orang kafir jangan beranggapan bahwa kesenangan dunia yang telah kami karuniakan kepada mereka lebih baik bagi mereka. Kesenangan dunia yang telah Kami karuniakan kepada mereka hanyalah men ambah besarnya dosa mereka. Orang-orang kafir akan mendapatkan adzab yang sangat menghinakan mereka di akhirat (QS Ali Imran[3]178)


Dan orang-orang kafir itu bersenang-senang di dunia dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka (QS Muhammad 12)


Para pembesar negeri itu berkata, “Kami adalah golongan yang lebih banyak harta dan anak. Kami tidak akan ditimpa siksa di akhirat. Wahai Muhammad, katakanlah, “Hanya Tuhanku yang memegang kendali rezeki. Tuhankulah yang melapangkan atau menyempitkan rezeki bagi siapa saja sesuai kehendak-Nya. Namun sebagian besar manusia tidak memahami kekuasaan Allah untuk mengendalikan rezeki”. Wahai manusia, harta dan anak-anak kalian sama sekali tidak dapat menjadikan kalian dekat kepada Kami. Orang-orang yang dapat dekat kepada Kami hanyalah orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Di akhirat kelak, orang-orang yang beriman dan beramal shalih akan mendapat pahala berlipat ganda atas amal yang mereka lakukaun didunia. Mereka tinggal dengan aman di tempat-tempat tinggi di surga. (QS Saba; 35-37)


Wahai Muhammad, “Katakanlah; Tuhanku yang melapangkan rezeki bagi hamba-Nya sesuai kehendak-Nya. Harta apapun yang kamu dermakan, pasti Allah akan memberikan gantinya di dunia dan di akhirat. Allah adalah Tuhan sebaik-baik pemberi rezeki QS Saba; 39)


Setiap makhluk yang bernyawa pasti mengalami kematian. Wahai manusia, kalian akan diuji dengan nasib baik dan nasib buruk untuk menguji keiamanan kalian. Kalian kelak pasti dikembalikan kepada Kami (QS Al-Anbiya[21]35)




Popular Posts

Total Pageviews

Categories

Featured post

Pagaran Nyata Ayatul Qursy

(Al-Baqarah):255 - Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); ...